Kamis, 20 November 2014

Sajak-sajak Kehidupan



Sajak Hujan
Oleh : Istiqomah Steviani
Hening dalam gelap dan udara malam yang dingin
Dan hati yang sunyi
Rintikan  yang merdu
Bak dentingan gelas kaca yang di simfonikan
Bersama angin semilir
Menyentuh relungku
Purwokerto, 14 Juni 2014





Sajak Masa Depan
Oleh : Istiqomah Steviani
Menatap kedepan
Lewati dinding perjuangan
Menatap kedepan
Meski penuh tantangan dan tanda tanya
Terus berjuang
Melangkah tanpa lelah
Sebelum matahari tenggelam
Bulatkan tekad
Demi satu tujuan
Yakinkan semua, pasti bisa
Semangat
Purwokerto, 14 Juni 2014



Sajak Ibu
Oleh : Istiqomah Steviani
Kau bagaikan rumah
Yang memberiku sebuah perlindungan
Bagaikan rembulan di malam purnama
Yang menerangiku dalam kegelapan
Hati mu selembut sutra
Memberikan kehangatan dalam setiap pelukanmu
Kesabaran dan kebaikanmu takan pernah bisa terbalas
Meski sering ku melukaimu
Namun kau selalu tegar
Beribu doa dan kasih sayang yang kau ucap
Terima kasih atas segala yang tlah kau berikan
Kau sangat berarti untukku
Purwokerto, 14 Juni 2014 



Sajak Menanti Pelangi
Oleh : Istiqomah Steviani
Dalam sepiku, hujan deras kembali membasahi kotaku
Hujan bersama desiran angin
Membingkai  harapan bersama mendung menanti pelangi
Hujan deras telah bercengkerama dengan mendung
Meyakinkan jiwa akan hadirnya pelangi di tengahnya
Menorehkan keindahan
Memberikan secercah cahaya pada kegelapan
Menggantikan kehampaan menjadi berarti
Ku harap kau datang pelangiku
Purwokerto,  05 Juni 2014



Cerpen



Menjadi Indah

“kring…kring…kring… jam beker punya Nessa berbunyi
Pukul 06:55 . Nessa langsung bangun dan kaget “ Haaah? Jam berapa ini ? telat lagi telat lagi…
Dia langsung mandi dan ganti seragam sekolahnya ..
“Sayang.. makan dulu sarapannya” kata mama Nessa
“ntar aja di kantin ma.. Nessa buru-buru nie” jawab Nessa
****
Sesampai disekolah, Nessa langsung masuk kelas.. Untung saja bu guru belum masuk,
Nessa menghembuskan nafas “Ufffhh.. syukurlah belum ada guru..
“Ness.. kamu telat lagi ? “ Tanya seorang gadis di sebelah Nessa. Gadis itu bernama Lany
“egak kok… buktinya belum ada guru masuk kan ? “jawab Nessa
“Tapi kan, tadi udah bel sekolah bunyi.. berarti kamu telat” jawab Lany
“ahh.. udahlah, aku mau ke kantin dulu..
“bentar lagi bu guru datang ness..
Nessa tak menghiraukan apa yang di bicarakan oleh Lany, teman sebangkunya. Dia tetap saja keluar kelas menuju kantin. Tak lama kemudian di kantin, dia memesan nasi goreng dan satu gelas susu. Tapi dia merasa sangat kesal karena tak ada satupun meja kantin yang kosong. Dia mengusir salah satu anak yang duduk di pojok utara kantin..
“Hey.. minggir , aku mau makan “ kata Nessa
“Lho.. sabar si kenapa ? aku duduk disini juga bayar kok “ jawab anak itu, sebut saja namanya Ayu
“Halah.. minggir sana pergi jauh-jauh..
“Dasar anak sombong.. suatu saat pasti kamu akan menyesal “ jawab Ayu
“hah… tau apa kamu ??? emangnya kamu tuhan ???
Ayu dan teman-temannya langsung pergi tak mendengarkan apa yang dibicarakn oleh Nessa. Nessa memang terkenal anak yang sombong, dia juga keras kepala, suka marah-marah dan malas. Hari ini ulangan Matematika. Nessa tampak kesal dan sedikit malas.
“Haduh.. aku belum belajar nie.. gimana yah ? “ kata Nessa dalam hati
Ibu guru membagikan soal ulangan dan lembar jawaban kepada semua murid kelas VII A. Ibu guru mengatakan bahwa dalam mengerjakan soal ulangan harus teliti dan cermat, apabila ada yang mencontek lembar jawab akan di sobek dan tidak boleh mengikuti pelajaran matematika selama 1 minggu. Namun, Nessa tetap saja tengak tengok kiri kanan untuk mendapatkan jawaban teman..
“Lan.. aku nyontek dong..
“belumm ness.. “ jawab Lany
“ halah.. kamu pasti bohong.. cepet deh sini tukeran lembar jawabnya”
“aku takut ketahuan ness..
“egak bakalan deh, cepet sini “ jawab Nessa sambil memaksa tapi apa yang terjadi ? lembar jawab punya Lany sobek.. dan Ibu guru mengetahuinya..
Ibu guru menghukum Nessa karena telah mencontek dengan paksa. Nessa dihukum tidak mengikuti pelajaran selama 1 minggu. Sekarang Nessa di jauhi oleh teman-temannya kecuali Lany, dia adalah sahabt yang paling baik, meskipun Nessa sudah jahat kepadanya. Sekarang Nessa juga menjadi anak yang baik, dia lebih suka berdiam diri dan membaca buku di perpustakaan.
Di perpustakaan ***
“Hey..Nessa, lagi baca buku apa ? Tanya Ayu
“Hey..Ayu, buku kumpulan cerpen “ jawab Nessa
“Ohh.. yaw sudah lanjut saja baca bukunya,
“ehh.. ayu , aku mau ngomong sesuatu sama kamu,
“ngomong apa ?
“aku minta maaf atas kejadian waktu di Kantin beberapa minggu yang lalu, aku menyesal telah berbicara kasar kepadamu. Aku harap kamu mau memaafkanku
“ehhmmm.. ayu berdiam sejenak
“kamu mau kan maafin aku yu ? Tanya Nessa dengan penuh harap
“iyaw aku maafin kamu kok , tapi janji ya jangan di ulangi lagi
“aku ada 1 permintaan lagi, aku harap kamu mau menerimanya
“apa itu ? “ dengan rasa penasaran
“kamu mau kan jadi sahabatku selamanya ?
“hahah :D iyaw aku mau kok..
Sekarang, Ayu , Lany , dan Nessa menjadi sahabat. Dimana ada Nessa pasti disitu juga ada Ayu dan Lany begitupun sebaliknya. Dan sebutan untuk mereka bertiga adalah Thessala yang berarti Ada Nessa Ayu Lany . The end***